Kategori
Penulisanku

PUISI : UNTUK MEREKA YANG TERCINTA (2)

PUISI : UNTUK MEREKA YANG TERCINTA (2)

Kau bagaikan seribu bunga yang tumbuh di taman

Yang mengharumi semesta.

ᵔᵔᵔᵔᵔᵔ

Wajahmu kini berubah,

Aku memandangnya,

Dan engkau memberi seberkas senyum

Yang indah.

ᵔᵔᵔᵔᵔᵔ

Kategori
Penulisanku

PUISI: SETEGUK KOPI PAGI

PUISI: SETEGUK KOPI PAGI

Dengan hangat menghirup aroma subuh

Bercampur harumnya kopi tua.

Di atas meja lusuh

:padanya terserak Koran kemarin

Berkisah tentang mahalnya kehidupan

Kategori
Penulisanku

PUISI : TUNAS

PUISI : TUNAS

Benih baik,

                Ditabur pada hamparan:

                                                Lembab.

Rintik air mata, menyiraminya.

Kategori
Penulisanku

PUISI : Cerita Kabung-an Duka

PUISI : Cerita Kabung-an Duka

Dipersembahkan buat : R. Sa’u

Tanah yang menghidupi:

Tersiram garam-garam mata;

Dalam kisah tentang wanita kuat,

Akan langkah pada lembaran

Kasih.

Ia sudah memanggil

Dan tak dapat di bantah

Kategori
Penulisanku

PUISI : Jarum

PUISI : Jarum       

                 Buat: P. Y. K

Terlihat

Penjahit menatap kasih

Pada putih – putih halus

Kategori
Penulisanku

PUISI : Kata-Angka

PUISI : Kata-Angka

Di lembaran lusu:

Terdengar kata,

Membicarakan angka.

Menulis angka dalam kata,

Menghitung angka dengan kata,

Membicarakan angka.

Kategori
Penulisanku

PUISI :  Nyala Api

PUISI :  Nyala Api

Dalam pagi itu,

Aku melihat bola mata teduhmu,

Dan ada bara dalam tatapan lugumu

Kategori
Penulisanku

PUISI : Omelan

PUISI : Omelan

Bibir di bukakan

Kata kotor di hambur.

Lidah tak bertulangnya

Mengecap cacian,

Ampasnya di muntahkan.

Kategori
Penulisanku

Puisi untuk karibku

           Puisi untuk karibku

Buat;”lamaholot”

Sejam yang lalu,

Kita berdua,memaksa keluar dari

Liang yang serupa:

Bermandikan darah nikmat

Kategori
Penulisanku

PUISI : JUDI LIDAH

PUISI : JUDI LIDAH

Kau ya,

Aku tidak.

Aku ya,

Kau tidak.